Haniful. Diberdayakan oleh Blogger.

Optimis is Me

RSS
Tampilkan postingan dengan label pareku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pareku. Tampilkan semua postingan

Setiap Pertemuan berakhir dengan Perpisahan

GE-Pare
Hari ini jum'at 24-01-2014 setelah pulang dari Blitar, kami langsung beristirahat dan sesekali makan makanan oleh-oleh yang di bawakan Bulek tadi.Tak ada aktifitas yang kami lakukan saat itu samapai sore menjelang.
Saat itu pukul 04.30 kami bergegas pergi kepare corner,karena sebelumnya telah ada janji dengan sang Direktur GE yaitu Mr.Toto.Karena sepeda sewaan kita telah dikembalikan Rabu kemaren,terpaksa kami semua kesana dengan jalan kaki.Tempatnya cukup jauh, aku sering melewati tempat itu tapi baru kali ini aku akan singgah ditempat ini.Saat kita sampai di tempat ini ternyata Mr.Toto belum datang .Yahh, kita memakluminya kan kita sedanga akan bertemu dengan orang penting.
Sebelum Mr.Toto datang, sakit gatal kak Milang kambuh kembali,dan ia merengek balik keasrama untuk mengambil jel anti gatal.Setelah meminjam motor kepada salah satu karyawan di pare corner yang kebetulan adalah teman sekelas kak Milang.Akupun menemaninya kembali keasrama.
Setibanya kami di asrama,kak milang langsung melumuri tubuhnya dengan jel tersebut.Setelah gatal yang diderita kak Milang mereda,kami kembali menuju kepare corner.Sampainya kami disana ternyata Mr.Toto sudah tiba, kami langsung di sambutnya dengan hangat.Kami di tawarinya minuman.Mr.Toto orangnya sangat baik,ramah, dan inspiratif.mirip dengan adiknya Mrs.Rindu.Aku sangat beruntung karena hari ini aku diberi kesempatan duduk,bercerita, dan mendengarkan nasihat dan masukan-masukan yang positif dari Beliau.
Mr.Toto bercerita banyak hal mulai dari asal-usul GE,sampai asal-usul kampoeng inggris itu sendiri.Pertemuan dengan beliau belum selesai,tapi adzan maghrib sudah berkumandang, yang memaksa kita untuk menghentikan pertemuan hari ini dengan sholat maghrib.Kami langsung mencari masjid terdekat dari sini.Setelah selesai sholat,kami kembali melanjutkan pertemuan kita yang tertunda.Acara wawancara kami belum selesai tapi, kita memutuskan untuk makan terlebih dahulu, mungkin karena kami sudah merasa lapar.
Saat itu sekitar pukul 07.30 p.m pertemuan kita hari ini diakhiri dengan photo bersama.Sesampainya kami di kamar aku, kak Dina, dan kak Milang sholat isya' berjamaah. Sedengkan kak Gita pergi mencari mobil sewaan utnuk mengantar kita besok nantinya ke stasiun.Aku baru sadar ternyata ini adalah hari terakhirku di Pare.Sangat berat terasa meninggalakan ini semua,.Selesai sholat kamipun bermaaf-maafan.Tak terasa air mataku pun menetes,meski kebersamaan kita hanya sementara,kurang lebih dalam waktu 2 minggu, tapi mereka layaknya saudara bagiku.
Acarra malam itu aku lanjutkan dengan mengemasi barang-barangku.Disatu sisi aku bahagiyah karena aku akan segera kembali kerunmahku.Aku sangat rindu dengan kehidupanku disana.Tapi,satu sisi aku sedih karena aku harus berpisah dengan tempat ini juga suasana dan keluargaku disini.

Nyaringnya suara adzan subuh pada pagi hari ini membangunkanku dari mimpi tidurku.Aku tak ingat jam berapa tadi malam aku tertidur.Yang apsti, hari ini adalah opagi terakhirku di Pare.Aku berasa sangat malas untuk bangun tidur, aku ingin lama-lama disini.Aku ingin melihat semua tempat disini agar aku bisa mengingatnya sepanjang waktuku.Waktu pagi kami hanya di habiskan di dalam kamar sampai waktu menunjukkan pukul 06.00 a.m. Kami segera pergi mandi , karena mobil jemputan kami akan tiba pukul 07.00 a.m.
Akhirnya setelah semua persiapanpun siap dengan mobil sewaan dari Mr.Koko mentor di GE.Dan yang menjadi supir adalah Mr.Fajrin salah satu mentor di GE juga,dan tutor asrama di campnya Reza.Perjalanan yang terakhir kami menuju setasiun Jombang.Meski kereta datang jam 09.00 tapi,kami sengaja datang lebih awal untuk berjaga-jaga karena kami juga harus menukarkan tiket terlebih dahulu.
Saat perjalananpun berlalu,setelah kami sampai distasiun Jombang kami segera menukarkan tiket.Saat itu masih sekitar jam 08.00 masih ada sisa waktu sekitar satu jam.Kami memutuskan untuk mencari sarapan terlebih dahulu.Kami berjalan cukup jauh dari stasiun,hingga akhirnya kami menemukan warung makan di pinggir jalan.Kami langsung memesan menu makanan, aku tau itu adalah bentuk kebersamaan kita yang terakhir di kampung inggris ini.
Jam menunjukkan pukul 09.00,sebentar lagi kereta kamipun akan tiba.Aku dan kak Dina langsung berpamitan kepada semuanya.Kak Gita, kak Milang, Alfi, kak Reza dan juga Mr.Fajrin.Tak terasa air mata kamipun kembali menetes dalam saat-saat perpisahan ini.Kami segera masuk kedalam pintu masuk setasiun karena tak ingin ketinggalan kereta.Kini kami benar-benar telah berpisah dengan tempat ini.Aku mencoba menenangkan kak Dina yang sedari tadi tak berhenti untuk menangis.Saat kereta datang aku dan kak Dina langsung masuk dan mencari tempat duduk kami.
Sepanjang perjalana kami hanya dipuaskan dengan pemandangan alam sekitar yang kami lewati.Ini adalah pertama kalinya aku menaiki kereta, sungguh sangat mengasyikkan.Tak sampai 4 jam kami sampai di Solo Balapan. Saat itu sekitar jam 12.30 aku tersenyum karena kini aku benar-benar telah meninggalkan tempat itu.Selang beberapa menitpun kak Dina berpamitan pulang dengan menaiki taksi,atas tumpangan dari seseorang.Tak sampai menunggu lama kakakku pun datang menjemputku.
Aku berjalan menuju rumah,aku benar-benar telah pulang kerumah.Pare, kutinggalkan jejak kenanganku di sana.Aku harap engkau tak pernah menghapusnya, karena aku ingin suatu saat nanti aku dapat kesana kembali mengulang jejak kenangan yang telah aku lakukan. :) Pare,, wait me.. !!!

GE-Pare
 Thanks for :
1.Allah S.W.T yang telah memberikanku takdir yang terbaik
2.Keluarga yang senantiasa memberikan doannya untukku
3.Terimakasih kepada @Ilmu Berebagi yang telah memilih saya untuk sesuatu yang luar biasa ini.
4.Terimakasihku kepada Bapak Ernawan, kak Sagita, kak Imrizal, kak Andin, Kak Hendri, dan seluruh keluarga besar Ilmu Berbagi atas bimbingannya.
5.Terimakasih juga kepada seluruh keluarga dari Global English(cc. miss Rindu, miss Ayu, miss Siti, miss Dayu, miss Aisyah, miss Sandra, mr.Agus, mr.Toto,Mr.Fattah, Mr.Soekman, Mr.Fajrin, Mr.Panji,dkk) terimakasih telah membimbing saya selama disana :)
6.Terimakasih untuk para sahabat saya yang selalu memberikan saya suport(cc. Alfi, kak Reza, kak Dina, kak Milang, Putri Herning, Nurul ) dan juga seluruh teman-teman saya di GE(cc. kak Citra dan kak Deba).
7.Dan juga seluruh keluarga besar SMK SAKTI GEMOLONG (terutama untuk bapak Suyono dan Bp.Rahmad Basuki)
8.Dan yang terakhir terimakasih kepada para pembaca yang telah meluangkan waktu anda untuk membaca kisah saya. Terimakasih,,, :)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Berbagi kisah di Blitar


1 HARIKU, KU BAGI DI BLITAR


Pagi ini terasa matahari bangun dengan malau-malu,jam di Hpku sudah menunjukkan pukul 06.00 pagi,tapi sang surya masih enggan menampakkan sinarnya yang perkasa.Hari ini sesuai dengan jadwal dan kesepakatan kita kemaarin jum’at 24 januari 2014 kita akan berpetualang dikota kelahiran Ir.Soekarno yaitu kota Blitar. Sedari tadi kami semua telah bersiap-siap mulai dari mencuci, mandi, packing, dan tentunya sarapan.
Aku, kak Milang, dan kak Dina pergi ke warung makan untuk membeli makanan untuk sarapan kita dan juga camilan yahh buat nanti ngemil disana.Sekitar jam 07.00 kita semu telah bersiap-siap menunggu di depan gerbang.Menurut rencana,kita nantinya akan di jemput oleh Buleknya Alfi.Kita akan menuju kampung halamanya bersama-sama.Bulek bagiku adalah sosok wanita yang sangat baik.Sepanjang perjalanan kami yang menggunakan mobil Avanza di iringi dengan penuh suka ria, canda,dan tawa.
Perjalanan masih panjang tapi aku mulai merasakan mual.Mabuk adalah musuh terbesarku saat perjalanan.Gimana aku mau punya mobil bagus? Kalau aku saja tidak bias menikmatinya.Yahh,, dalam sekejap musuh besarku itu mengubah perjalananku yang tadinya menyenangkan menjadi sangat memusingkan kepalaku ini.Aku masih bisa bersyukur karena aku tak sampai muntah. Huuh,, bayangkan saja baigamana malunya diri ini jika hal itu terjadi.
Setelah melewati perjalanan yang sangat panjang,akhirnya kita semua tiba di rumah Alfi dengan selamat,tanpa kekurangan sesuatu apapun.Kita sampai sekitar jam 09.00 yah,, mungkin kita menghabiskan waktu di perjalanan sekitar 1,5 jam.Sampai disana kita beristirahat sejenakaku mulai kagum dengan tempat ini.Masih sangat asri mirip dengan desaku.Dengan pekarangan yang ditumbuhi pohon singkong dan juga pohon jambu biji.
Setelah kita berbenah dan merapikan diri juga tempat yang nantinya akan kita huni yaitu rumahnya Alfi.Makan siangpun sudah tersaji di meja makan,akhirnya kitapun makan siang bersama yang sebenarnya tak bias kita namakan makan siang karena lebih tepat adalah “brunch”.
Selesai makan kita menghabiskan waktu untuk membantu Bulek “ngedondom”.Yaah, Buleknya alfi adalah seorang pegawai pengrajin tas yang menggunakan teknik ndondom yang menjadi oleh-oleh khas kota Blitar.Tas dondoman ini nantinya akan dijual di tempat-tempat wisata seperti makam Ir.Soekarno.
Ngedondom dan sesekalai beristirahat adalah aktifitas kami disana sampai adzan magrib bergema.Setelah kami menunaikan sholat magrib kami pun melanjutkan aktifitas ngedondom dengan sesekali disambi dengan makan jajanan tahu bakar yang dibelikan oleh salah satu kerabat Alfi.Mereka semua adalah orang-orang yang sangat baik.Bahkan mereka menerima kami seperti keluarga sendiri.Semua berlangsung begitu saja sampai akhirnya Alfi merasakan sakit pada perutnya.
Dia terlihat sangat kesakitan,entah karena apa aku sendiripun tak mengerti,aku tak tau harus bagaimana melihat dia yang semakain kesakita membuatku sangat kuatir kepadanya.Ku paksakan dia untuk makan , tapi dia tak mau makan .Aku lalu merayunya untuk minum obat tapi rasa sakitnya tak kunjung sembuh.
Sampai akhirnya dia memintaku untuk menemaninya kerumah saudaranya untuk “take a dump” di sana.Layaknya seorang kaawan aku sangat kuatir kepada keadaannya.Aku melumuri tubah dan perutnya dengan minyak aku berharap itu sedikit mengurangi rasa sakitnya dan dapat menghangatkan tubuhnya.
Wajahnya terlihat sangat pucat,saat mata lentiknya itu mulai terpejam aku bersyukur. Setidaknya itu akan menghilangkan rasa sakitnya.Saat mungkin dia mulai terlelap , neneknya datang membangunkannya,neneknya meminta Alfi untuk tidur di rumahnya sendiri bukan di sini,di rumah saudaranya.Dengan tersisa aku yakin Alfi sangat malas untuk bangun,tapi neneknya terus memaksa Alfi.
Sesampainya di rumah Alfi langsung pergi kekamar untuk melanjutkan tidurnya.Aku masih melihatnya menahan rasa sakit.Aku melihat keruang tengah untuk melihat teman-temanku,mereka terlihat begitu pulas.Mungkin mereka kecapekan,aku berniat ikut tidur bersama mereka di ruang tengah.Tapi tiba-tiba Alfi keluar dari kamarnya dan memintaku untuk tidur bersamanya.
Saat pagi menyapa,kami semua langsung bergegas untuk bersiap0siap kembali pulang keasrama.Saat itu hari masih pagi mungkin sekitar pukul 06.00 WIB.Kita sempatkan untuk sarapan terlebih dahulu.Setelah sarapan selesai kak Milangmerasakan gatal pada beberapa bagian dari tubuhnya.Itu terlihat bengkak dan kemerah-merahan,mungkin itu karena alergi.Tak tahan dengan rasa gatalnya kak milang pun menggaruk-garuk tubuhnya sambil menangis.Belum habis dengan masalah Alfi,kini kak Milang pun hadir dengan penyakit baru.Aku dan kak Dina kebingungan harus bagaimana kami hanya bias mencoba melumuri tubuhnya dengan bedak pereda rasa gatal dan sambil menenangkannya.Setelah dia merasa lebih baik kami kembali bersiap-siap untuk pulang.
Setelah mobil yang sengaja Bulek sewa itu sudah siap semua langsung berkemas untuk pulang.Entah jam berapa saat itu yang pasti hari masih terlalu pagi.Samapai di tengah perjalanan Bulek berkata bahwa kita akan mapir sebentar di makam Ir.Soekarno.Seketika itu kami menjadi langsung senang karena kami di beri kesempatan untuk ziarah ke makam bapak plokamator Indonesia.
Sampai disana aku sedikit terkejut karena tempatnya sangat luas,malahan terlihat seperti taman.Yaah, aku bias maklum beginilah makam seorang tokoh besar di Indonesia.Semua orang dapat mengenang jasanya.Tak banyak yang kami lakukan di sana kami hanya berfoto-foto kemudian bergegas melanjutkan perjalanan pulang. Itulah pengalaman satu hariku di Blitar yang akan terus menjadi kenangan.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Jejak Kenangan di Kampoeng Inggris Part 5


Pasca Final Test


Hariku terasa lebih bahagiyah , tanpa ada beban. Kini dengan waktu yang tersisa kami memanfaatkan waktu yang tersisa kami disini dengan sebaik-baiknya. Hari ini Rabu 22-01-2014. jadwal yang kita susun untuk hari ini adalah menyelusuri Goa Surowono yang sempat tertunda.
Pagi-pagi sekali kita sudah mempersiapkan semuanya mulai dari pakaian ganti sampaibekal makanan. Kita berangkat dari asrama jam 07.30 tapi, karena kita sudah pernah kesana meskipun baru satu kali, jadi tak begitu susah untuk menemukannya kembali. Aku, kak Milang, Alfi, kak Dina, dan kak Reza kesana bersama-sama dengan menggunakan sepeda sewaan kami.
Entah jam berapa kami sampai disana aku tak begitu mempedulikannya, yang aku tau hari itu aku ingin menikmatinya bersama teman-temanku semua. Inilah salah satu nikmat yang dikaruniakan oleh Allah S.W.T dan aku tak akan melewatkanya meski sejengkal.Tapi, sesampainya disana tak ada orang sama sekali, pengunjung pun terlihat sangat sepi.Hanya kita berlima seorang, sang pemandupun tak terlihat sama sekali. Kami mencoba untuk menunggu beberapa menit, sambil memakan makanan bekal kami. Dan akhirnya, penantian kami pun terjawab, sang pemandupun datang menghampiri kami.
Setelah berbincang-bincang dan melakukan negosiasi harga, akhirnya kita sepakat dan langsung mengikuti sang pemandu turun menuju pintu Goa Surowono yang pertama. Goa Surowono yang akan kami jelajahi ini terdiri dari 3 pintu , saat aku bertanya kepada sang pemandu pintu yang pertama panjangnya sekitar 30 meter. Akunya emang baru pertama kali menjelajahi goa jadi, wajar jika aku sangat kagum dengan karunia Allah yang satu ini, sungguh sangat indah ciptaan-Nya.
Aku berjalan paling depan, tepatnya dibelakang sang pemandu jadi aku bisa bertanya-tanya tentang sejarah goa ini, dan begitu pula dengan sejarah bapak ini disini. Pintu pertama memiliki lebar yang begitu sempit, hingga aku berpikir jika orang yang gendut aku kira takakan muat untuk dapat melewati tempat ini. Saatnya kami masuk dipintu yang kedua, digoa yang kedua ini terlihat begitu extrim, lebih parah dari yang goa pertama tadi. Dipintu yang kedua ini kami harus merunduk, jongkok, bahkan ada yang kami melewatinya sambil duduk. Sungguh sangat amazing pengalamanku kali ini. Pintu yang ketiga tak begitu panjang, kami juga sudah terbiasa melaluinya dengan merunduk, ataupun sedikit jongkok.
Sampai akhirnya perjalanan kami berakhir disuatu aliran sungai yang membentuk seperti telaga. Kami langsung naik, dan kembali ketempat semula. Kami tak mau langsung pulang terlebih dahulu, kami ingin kembali kedalam pintu masuk pertama dan menikmati aliran air yang tergenang disana, mirip dengan telaga. Kami menikmati setiap tetes air yang sangat sejuk meresap disalam tubuh kami. Kami terus saja bermain, jika lelah maka kami akn berendam seolah-olah kami sedang melakukan terapi. Dan akhirnya, aku rasakan tubuhku yang mulai menggigil ini tak kuat lagi berlama-lam didalam air, aku kemudian meninggalkan teman-temanku yang masih asik menikmati airnya. Aku pergi keatas, dan kemudian berjemur di bawah terik matahari, kurasakan tubuhku yang menggigil ini tak begitu merasakan panasnya matahari yang menusuk kulitku.
Kita masih nyaman berada disini tapi, jam menunjukkan pukul 12.00 p.m jadi, kita putuskan untuk cepat-cepat pulang. Kita bergantian antri untuk berganti pakaian dikamar mandi sini, setelah semuanya siap dan kami rasa tak ada yang tertinggal, kami bergegas untuk pulang. Berjalan keluar dari tempat parkir, kami melihat sebuah warung bakso. Perut kami mulai lapar, dan meminta kami untuk mampir sekedar mengisi perut yang kosong. Saat kami tau, uang kami tak cukup kami berniat mundur, tapi untunglah ada kak Reza yang dengan baik hatinya meminjamkan uangnya kepada kita. Selesai menyantap bakso, kami meneruskan perjalanan pulang keasrama.
Sampainya kami diasrama kami langsung merendam pakaian kotor kami, sambil menunggu pakaian kami direndam kami beristirahat sejenak. Aku rasakan tubuhku yang sangat lelah, tapi itu semua tak sebanding dengan pengalaman yang telah aku dapatkan hari itu. Sangat menyenangkan, dan mengagumkan. Tak terasa kami semua beristirahat samapai waktu menunjukkan pukul 02.00 p.m kami baru teringat sesuatu, kami lupa mencuci baju yang kami rendam, kemudian kami mencuci bersama, dan menjemurnya bersama. Setelah itu selesai tak ada yang kami lakukan kembali hingga adzan ashar bergema, setelah melakukan sholat azhar aku kemudian mengantar kak Milang, dan Alfi ke tempat sewaan sepeda mereka, karena hari ini jatuh tempo mereka harus mengembalikan sepeda mereka. Dan kami pulangnya, berboncengan satu sama lain. Kami hanya menghabiskan sisa waktu sore hari dikamar, dan kadang berbagi cerita,, yaah karena sore itu hujan sangat lebat, maka kami tak bisa untuk berpergian berkelana ditempat-tempat yang biasa kami kunjungi.
Adzan magribpun bergema, setelah kami melakukan sholat berjama'ah rasanya perutku sangat lapar, tapi tak sempat jika kami pergi mencari makan. Jam 06.30 p.m nanti kita ada janji bertemu dengan sang manager Global E,, yah Mr.Agus. Setelah kami berkenalan, dan mulai mengobrolkan hal-hal yang sangat bermanfaat buatku aku baru tau setelah beliau berkata, kalau beliau juga dari Sragen. Aku kemudian merasa bangga karena merasa kami adalah tetangga, walupun aku juga tau Sragen itu kabupaten yang sangat luas, sehingga wajar kalu banyak orang yang sukses dari Sragen.
Tak hanya saran , ataupun hanya sekedar dongen belakang tapi, Mr.Agus juga memberi kami motifasi yang sangat inspiratif, mulai dari kisah hidupnya yang nyata hingga banyak hal yang dapat aku pelajari darinya. Beliau adalah orang yang hebat, dan aku sangat beruntung dapat duduk disini dan mendengarkan sedikit motifasi yang beliau berikan untuk kami.
Waktupun berlalu hingga sekitar pukul 09.00 p.m meskipun rasa lapar yang tadi ada dalam perutku tergantikan dengan motifasi dari Mr. Agus tapi, lapar tetap saja lapar. Dan akhirnya pertemuan hari inipun diakhiri, andai aku punya seribu hari lagi disini maka, duduk dan mendengarkan motifasi dengan Beliau adalah hal yang akan paling aku sukai. Tak jauh-jauh kami mencari makan, malam ini menu makn kami dalah soto lamongan yang berada tak jauh dari kantor GE.
Selesai makan, kami kembali kekantor GE, untuk melanjutkan pertemuan hebat pada malam ini. Tapi, sekarang bukan lagi dengan Mr. Agus tapi dengan sang direktur yaitu Mr. Toto. Sungguh sangat istimewa malam ini , jika aku dihadapkan dengan dua pilihan antara menghabiskan malam di Simpang lima gumul atau berbicara dengan Beliau. Pasti aku akan memilih untuk menghabiskan malamku berbicara dengan beliau. Sungguh sangat memukau aku serasa menemukan jalan bagaimana aku akan melangkah kedepannya. Hingga aku dan kak Milang membuat janji kami berharap dan berdoa bersama semoga saat kami lulus nanti, kami bisa meneruskan belajar disini dengan progaram beasiswanya yaitu”teacing clinic”. Belajar disini adalah belajar bahasa inggris yang paling menyengkan, tak ada rasa bosan. Sungguh aku aku akan sangat merindukan tempat ini.
Sebenarnya kami masih betah untuk duduk berlama-lama dengan Mr. Toto tapi, jam sudah menunjukkan waktu malam. Dan sebentar lagi, pintu gerbang asrama kami akan ditutup. Maka dengan terpaksa kami mengakhiri pertemuan hari ini. Untung saja masih ada kesempatan lagi bertemu Mr. Toto, Mr.Toto berjanji akan bertemu kami kembali dan melanjutkan pembicaraan kita yang terpotong ini Jum'at sore. Setelah kita pulang dari Blitar,,, Hari ini adalah malam yang luar biasa. :)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Jejak Kenangan di Kampoeng Inggris part 4


Finall Test
9
Matahari belum menunjukkan cahayanya,tapi program asrama pagi hari ini tak seperti biasanya.Tepat jam 06.00 kelas sudah di bubarkan yaah karena kan hari ini ada finall test jadi kami di beri kesempatan waktu untuk belajar.Setelah program di bubarkan kami semua langsung menuju kamar masing-masing.Sesampainya di kamar aku kembali membuka bukuku.Aku mencoba untuk berkonstrasi mencerna semua materi untuk ujian hari ini.Aku berharap aku akan mendapatkan nilai yang bagus dan memuaskan.Sebenarnya sudah sejak kemarin aku menyiapkan materinya.Tapi,entah kenapa mungkin karena pentium otakku yang begitu rendah membuatku tak mampu untuk menghafal semua materi ini.Yaah,, jangankan untuk menghafal, memahami tulisanku sendiri pun sangat sulit.
Kini waktu menunjukkan pukul 06.45 aku dan Alfi sudah bersiap-siap untuk berangkat kekelas yang pertama.Saat perjalanan semakin dekat dengan tujuan jantungku berdetak semakin kencang.Dan saat aku tiba di sana kakiku terasa sangat berat untuk ku langkahkan.Aku mencoba menghibur diriku sendiri, aku yakin aku bisa .Ya Allah bantulah aku menghadapi ini dan berikanlah apa yang terbaik untukku Ya Allah.Aamiin,,
Saat semua orang sudah mendapat gilirannya untuk menghadapi ujian.Kini giliran namaku yang harus maju,Kurasakan langkah kaiku sangatlah berat , detak jantungku pun berdetak sangatlah kencang.Saat Mr.Fattah mentorku pun berkata “Are you ready??”, aku hanya bisa menjawabnya dengan gelengan kepala.Kemudian beliau mencoba menungguku untuk lebih tenang. Setelah beberapa waktu aku mulai membaca script yang ada.
Selesai ujian pronountiation aku sangat lega,kini aku melangkahkan kakiku menuju kelas berikutnya.Aku hanya berharap semoga Allah memberikan yang terbaik dan selalu yang terbaik untukku.Kelas keduaku adalah Vocabullary 1, aku yakin aku bisa,kali ini aku pasti bisa.Setidaknya aku harus bisa mengalahkan rasa takutku,aku pasti bisa.Mencoba untuk tetap bersemangat membuatku merasa lebih baik.
Setelah beberapa menit kami menunggu kedatangan Mr.Soekman akhirnya beliaupun tiba,meski terlambat sekita 15 menit.Ujian hari vocabullary 1 pun dimulai kami semua mulai mempersiapkan diri menghadapi kenyataan ini.Sistem ujian pada kelas vocab ini sedikit berbeda dengan kelas pronounsession tadi,jika tadi mentor yang memanggil peserta.Kini di kelas ini Mr.Soekman memberikan kebebasan untuk memilih kapan dia akan ikut ujian.Saat itu aku ikut bagian kedua.Karena waktu bagian pertama aku memahami dulu soal apa yang akan diberikan kepada kami.Saat bagianku , aku bersyukur kepada Allas SWT karena ujian yang dilakukan dengan cara bertatap muka “ face to face” aku menjadi mengerti berapa score yang akau dapatkan.
Sekarang tinggal tersisa satu kelas lagi yaitu Pre-speaking,dan aku tau betapa tak siapnya aku dengan ujian yang satu ini.Dengan waktu yang tersisa aku pulang ke asrama.Kelas pre-speaking di mulai sekitar 1 jam lagi, waktu yang tersisa tak aku sia-siakan dengan percuma.Aku mencoba memahami dan menghafalkan materiku kembali,tapi lagi-lagi waktu 1 jam itu aku buang dengan percuma.Karena aku tetap saja tak bisa memahaminya.Hingga aku akhirnya memutuskan untuk berangkat saja kekelas.
Saat kelas pre-speakingpun dimulai dan aku mendapatkan giliranku.Aku mencoba berdiri didepan teman-temanku.Entahlah apa yang akan aku katakan,yang terpenting aku harus memiliki keberanianku. Saat aku mencoba tersenyum aku kuatkan hatiku, aku mulai berbicara di depan umum.Aku tak ingat apa yang aku katakan saat itu.Yang terpenting aku bahagiyah saat ini, karena aku tak menjadi orang yang demam panggung.
Saat sekarang aku tau betapa hasil ujianku aku tersenyum, meski dengan hasil yang kurang memuaskan tapi aku sangat bangga pada diriku sendiri.Karena aku melakukan hal itu dengan penuh percaya diri. Setelah itu berakhir, seperti biasa kami melakukan foto bersama untuk kenang-kenangan.
Aku pulang keasrama dengan hati penuh bangga sangat gembira, seolah-olah tanpa beban.Kini langkah kakiku terasa sangat ringan, waktuku disini sekarang tinggal menikmatinya.Aku akan tetap mengenang tempat itu menjadi tempat untuk belajar bahasa inggris yang menyenangkan.Dan yang terpenting di hari itu adalah malam harinya kami semua makan malam dengan menu ayam bakar.Awal yang menyedihkan ditutup dengan nikmatnya kehidupan dari ayam bakar.Hahahaha :p

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Jejak Kenangan di Kampoeng Inggris part 3


Middle Test




Hari-hari aktif ku disini selalu hampir berulang dengan sama, hanya berlalu dengan itu-itu saja.Pagi hari adalah saatnya aku mengikuti acara program asrma dari jam 05.00-06.30 materi yang di kasihkan tutor asrama kita miss Rindu dan miss Ayu selalu berbeda setiap waktu.Ini dapat membantu aku dalam menambah kosa kata dan dapat langsung mempraktekannya.Begitulah selalu program asrama kita.

Pukul 07.00-12.00 full di gunakan untuk kelas inti, yaitu mulai dari pronountiation jam 07.00-08.30,lalu vocabullary dari jam 08.30-10.00,baru yang terakhir adalah kelas pre-speaking dari jam 10.30-12.00.Sepanjang waktuku disini, meski setiap hari bahasa inggris yang aku hadapi, aku tak pernah bosan.Aku seperti menemukan cintaku untuk bahasa inggris.Kini setelah aku disini semula aku yang tak pernah suka sama bahasa inggris, kini menjadi sangat mencintai bahasa inggris.Dan aku bertekad sebelum aku lulus sekolah aku haris bisa berbahasa inggris, meskipun tak lagi belajar di tempat ini.Tapi, setidaknya aku akan tetap berusaha.Aamiin,

Makan siang dan beristirahat adalah kegiataan yang kami gunakan untuk menghabiskan waktu sampai pukul 13.00.Terkadang sesekali kami melakukan hal yang berguna seperti mengikuti extended class “gramerr” , atau terkadang malah ketiduran sampai sore.Sampai akhirnya waktu menunjukkan pukul 14.30 kami selalu mengikuti extended class vocabullary 1 tapi terkadang kami juga mengikuti kelas pronountiation.Baru setelah itu,sekitar jam 16.00 kami masuk kekelas pre-speaking sampai jam 17.30.

Kebanyakan tak ada yang berubah dari kegiatan-kegiatan itu yang kami lakukan saat hari aktif.Pulangnya kami dari extended class kami melakukan hal yang lain-lain seperti mandi, istirahat, mengerjakan pr, sampai terkadang aku juga mencuci kalau ada waktu yang cukup.Adzan maghribpun bergema tanda kami harus melanjutkan aktifitas malam hari dengan diawali beribadah terlebih dahulu.Kemudian,setelah itu kami tinggal menunggu waktu untuk mengikuti program malam asrama.Itu sekitar sampai jam 20.00 malam.

Lapar adalah hal yang wajar jika aku merasakannya, tapi kami baru akan mencari makan malam baru setelah kami selesai mengikuti program asrama.Entah mengapa, aku tak tau pasti apa yang membuat waktu kami begitu terlihat sangat singkat.Meski kami pergi untuk mencari makan sekitar jam 08.00 p.m , kami akan kembali setelah jam menunjukkan pukul 09.00 p.m.Meskipun terkadang lelah, capek, dan rasa ngantuk menghampiri kita.Tapi, kami paksakan itu semua karena kami terkadang masih memiliki pr yang banyak.Sehingga butuh waktu banyak untuk kami mengerjakannya.Baru setelah itu, saat rasa kantukku tak bisa aku tahan.Akupun akhirnya terlelap dalam tidur,,,,

Tapi pada hari ini, kegiatan yang aku lakukan sedikit berbeda dari biasanya.Hari itu tanggal 14-01-2014, tepatnya adalah hari Rabu.Hari dimana akan diadakanya middle test.Aku merasa sudah memiliki cukup bekal untuk menghadapi middle testku ini, tapi tetap saja rasa khuatir tak dapat aku hindari.Saat itu, meski aku memiliki persiapan yang cukup, tapi aku hanya pasrah kepada Allah S.W.T agar Dia memberikan aku selalu apa yang menjadi yang terbaik untukku.

Setelah program asrama pagi ini selesai, aku langsung menuju kamar bersama teman-temanku semua.Kami langsung bersiap-siap, dan kebetulan aku juga belum mandi jadi aku dengan cepatnya untuk pergi mandi.Setelah semuanya siap, kini saatnya kita berangkat kekelas.Perut yang lapar mengharuskan kita untuk mengisi perut kita,dan akhirnya sebuah warung kecil di pinggir jalan menyediakan menu yang menurut kita pas.Semangkuk bubur kacang hijau aku rasa cukup untuk sarapan kita pagi ini.

Setibanya aku dan Alfi di kelas pertama , yaitu pronounsession aku lega karena tak ada middle test untuk pelajaran yang paling aku sukai ini.Melangkahkan kaki menuju kelas berikutnya membuat tubuhku serasa bergetar kaarena detak jantungku yang semakin cepat.Aku mencoba menenangkan diriku sendiri untuk menghadapi ini semua dengan rasa penuh percaya diri.Dan akhirnya, akupun bersyukur karena apa yang aku pelajari tadi malam, masih teringat jelas di memoriku.Aku merasa tak ada yang perlu di khawatirkan, dan semoga saja Allah memang memberiku apa yang terbaik.Aamin

Tinggal satu lagi tugas ku hari ini, yaitu pre-speaking, dan aku tetap berdoa untuk yang terbaik.Meskipun aku mencoba untuk mengeluarkan semua kepercayaan diriku yang ada, tapi aku tetap merasa gagal.Sebenarnya aku sudah mempersiapkan ini sudah dari kemarin, tapi kenyataanya aku masih terlalu lemah untuk bisa mengalahkan rasa minderku ini.Karena aku gugup meskipun materi yang aku siap kan sudah siap dari kemarin-kemarin.Tapi, ya sudahlah aku tak boleh meratapi hal yang sudah lalu.

Sepulangnya aku ke asrama, aku langsung berbagi cerita dengan teman-temanku. Menurutku, hanya aku yang gagal hari ini , yahh aku tau mereka semua kan orang-orang yang hebat.Dan aku banggga bisa berkenalan dengan mereka. :)

Mencari makan adalah kegiatan kami yang selanjutnya, karena hari ini kami tak ada extended class maka kami akan sanagat bebas untuk menikmati sore hari ini. Warung makan mie ayam dekat sawah adalah menu yang kami pilih hari ini. Kami menikmati makan siang hari ini, dengan menikmati pemandangan sawah yang membentang luas.

Sekitar satu jam kami menghabiskan waktu di tempat ini. Karena kami tak tau harus melakukan apa lagi untuk menghabiskan sore kami.Kami memutuskan untuk pergi ke sawah dekat ketan susu (tansus) dan menghabiskan waktu kami hingga sore menjelang.

Meskipun hari ini middle test, tapi bukan berarti program malam asrama di tiadakan.Kami segera bersiap-siap untuk mengikuti program tersebut. Kalau harus jujur, aku sangat malas untuk pergi mengikuti acara program asrama setiap harinya. Tapi, itu harus aku lakukan karena itu adalah kewajibanku, dan aku rasa itu juga kebutuhanku. Kapan lagi aku bisa merasakan suasana dan pengalaman yang seperti ini.

Acara kami hari ini ditutup dengan pencarian makan , yang setelah itu dilanjutkan dengan kegiatan yang lainnya. Seperti, mengerjakan pr yang seperti biasanya kami lakukan.Selepas itu tidur adalah kegiatan kami hari ini.

Hari-hari keesokannya kemudianpun hampir sama denganhari-hari sebelumnya.Hal itu terus terulang-ulang sampai hari sabtu.Meskipun ini akhir pekan, tapi aku memilih tak kemana-mana karena aku ingin mempersiapkan untuk finall testku. Aku tak ingin kejadian saat middle test akan terulang lagi. Aku harus lebih semangat untuk mendapatkan nilai yang terbaik. Aamiin :)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Weekend pertamaku di kampoeng inggris


On Sunday, 12 January 2014.
Hari ke tiga aku di kampoeng Inggris, kini aku sudah mulai akrab dengan lingkungan.Aku juga tak salah masuk kelas lagi.Kini semua aku lalui dengan senyuman,teman-temanku pun sangat menerimaku.Aku mulai merasakan ada keluarga disini,di kota kecil yang indah ini.
Saat itu,adalah pengalaman yang bagiku adalah pengalaman paling melelahkan.Dimana laksana seorang “Bolang” dalam filemnya,kami semua pergi berlibur ketempat-tempat yang paling mudah kami jangkau dengan alat seadanya,yaitu “sepeda onthel ”.Saat itu suasana masih pagi di kota ini tapi di jalan sudah ramai sekali,yahh mungkin karena ini weekend jadi banyak orang yang menghabisakan waktunya untuk menikmati tempat-tempat wisata di daerah ini.Kan mumpung berada di sini,sayang kan kalau melewatkan tempat-tempat terindahnya.
Jam 06.00 paagi tepat kami mulai bersiap-siap untuk ekspedisi kita hari ini.Tempat pertama kami yaitu ingin sarapan di tempat “TANSUS”(ketan susu) yang sangat terkenal di kampoeng ini.Kami segera meluncur kesana,dan ternyata tempatnya tak begitu jauh dari asrama kami cukup terjangkau mengggunakan sepeda ontel.
Dan ternyata benar tentang rumor yang beredar meskipun hari masih pagi begini,tapi tempat ini sudah ramai saja.Lalu,kita segera memilih tempat yang menurut kita paling nyaman dan terhindar dari bahaya asap rokok,hhahaha maklum karena di sanan banyak sekali bapak-bapak yang merokok.Segera saja kak Gita memesankan ketan susu untuk kita,beserta minumanya.
Setelah kita menikmati hidangan pagi ini kami meneruskan perjalanan.Tak ada yang tahu arah disini,dan juga tak ada yang tau mau kemana.Kita hanya mengikuti apa yang ada pada benak kita untuk menikmati suasana pagi ini.Sekian lama kita berjalan dan mulai lelah kami beristirahat di bawah pohon yang rindang sambil mengambil beberapa photo untuk kenang-kenangan.
Akibat bantuan dari Mbah Google dan juga bertanya sana-sini kak Gita pun memberikan kita masukan untuk pergi kesalah satu tempat wisata yang dekat di daerah sini yaitu “Candi Surowono”.Segera saja kita melakukan perjalanan ke candi tersebut,perjalanan yang kita tempuh sangat lah panjang sampai menghabiskan tenaga kita, tapi kita tetap menikmati perjalanan kami.Karena suasana di sana masih sangatlah sejuk dan indah jauh dari kerumunan kota yang padat.Meskipun lelah mulai menghampiriku aku tetap mengayuh sepadaku ini dengan penuh semangat,bahkan aku selalu memimpin didepan.Yahh, mungkin karena kerinduanku akan naik sepeda onthel.Mungkin sudah sekitar 2 tahun yang lalu aku tak pernah mengendari sepeda sejenis ini lagi.Bersepada sembari sesekali kita berhenti untuk menanyakan kepada penduduk.
Akhirnya kami menemui penunjuk yang semestinya.Sebuah gapura penunjuk arah ke candi Surowono pun terpampang di hadapan kami.Kami semakain bersemangat dalam mengayuh sepeda.Sampai akhirnya kami melihat sebuah penunjuk arah tentang adanya tempat wisata “Goa Surowono”.Untuk sesaat kita beruding untuk melanjutkan perjalanan atau berpindah jalur menuju Goa Surowono.
Setelah berfikir cukup jauh,kami memilih yang menurut kita terdekat yaitu Goa Surowono,baru setelah kita kesana kita akan melanjutkan perjalanan ke Candinya.Tak lama ternyata untuk menuju goa tersebut,yahh hanya sekitar 30 m dari penunjuk arah tersebut.Saat kami sampai,kami langsung mencari tempat parkir.Setelah itu kami masuk kedalam tempat wisata tersebut.
Sesampainya kami di dalam kami hanya duduk-duduk terdiam di salah satu tempat duduk yang tersedia.Kami ingin sekali melihat apa yang ada di dalam gua tersebut.Tapi,saat kami melihat pengunjung lain yang keluar sambil berbasah-basahanpun kami mengurungkan niat.Karena kalau nanti kita basah terus pulangnya gimana??? kita kan gak bawa baju ganti.Akhirnya kita sepakat untuk kesini kembali setelah kita selesai Finall test.Dan dengan membawa perlengkapan tentunya.
Akhirnya perjalanan kita hari ini kita lanjut lagi,ya,, tentunya kita menuju Candi Surowono .Tak susah untuk mencari jalan menuju candi tersebut.Tak samapai 1 km kita samapai.Entah apa yang membuat tempat wisata di sini begitu sangat murah.Kita hanya perlu membayar untuk tempat parkir dan biyaya masuk saja sekitar 3000,- rupiah saja,kita dapat menikmati peninggalan yang sangat bersejarah ini.
Tak tau harus bagaimana lagi disini kita hanya berfoto sebagai kenang-kenangan dan menikmati suasana di candi ini untuk tempat berteduh.Hari semakain siang,kita beranjak untuk meninggalkan tempat ini dan kami pun untuk melanjutkan perjalaan mulai pulang keasrama.
Kami sempat bingung dengan arah pulang, yah maklum kan baru sekali kesini dengan jarak tempuh yang sangat jauh.Kami tak tau gang mana yang seharusnya kami belok.Saat kami mulai kehilangan arah dan tak tau kemana lagi akan melaju, kami putuskan untuk beristirahat terlebih dahulu.Matahari semakin tinggi,dan kringatpun semakin membanjiri kami.Saat kami melihat sebuah warung, kami berhenti disitu.Tak hanya beristirahat kami juga membeli minuman untuk membasahi tenggorokan kami.Saat tenaga kami sudah mulai pulih, kami mencoba bertanya arah kepada penjual warung itu.Dan benar saja ternyata kami salah masuk gang.Setelah mengucapkan terimakasih kami kembali menyusuri gang itu dan menemukan jalan yang benar.
Perjalanan kami masih setengah tapi, tiba-tiba saja hujan turun membasahi kami, karena hujan yang masih turun dengan malu-malu kami tetap melanjutkan perjalanan.Hingga akhirnya kami dilanda dengan hujan yang sangat deras.Kami mencoba mencari temapt untuk berteduh.Kita bereduh di tempat itu sampai hujan mulai reda.Hingga akhirnya kami menemukan jalan pulang, dan sampai de asrama dengan selamat.
Perjalanan kita tidak hanya sampai disini, setelah sampai dikamar kami beristirahat sebentar, kemudian bersiap-siap kembali untuk melanjutkan petualangan kita di Pare ini.Saat jam 05.00 sore mobil pak Nur pun datang menjemput kita.Hari ini rencanya kami akan menuju parisnya Indonesia yaah begitulah sebutan mereka pada SLG (Simpang Lima Gumul ) ini.
Selama perjalanan kita diisi dengan tebak-tebakan bahasa inggris dengan Mr.Nur. Walaupun pekerjaannya hanya sebagai supir, tapi kemampuanya dalam berbahasa inggris melebihi ku.Sungguh kagum pada bapak ini, kalau beliau saja bias pasti aku juga biasa.
Sesampainya disana kita langsung sisuguhi dengan pemandangan yang luar biasa, tapi aku tetap bingung kenapa orang-orang berkata tempat ini mirip dengan paris,?.Entah lah aku sendiripun tak tau kan aku belum pernah ke paris.Mungkin suatu saat nanti saat aku pergi keparis aku akan menemui jawabanya.Aamiin



Cukup lama kami menikmati keindahan SLG ini, sampai sekitar pukul 06.30 P.M .Setelah kami menunaikan sholat di sana.Kamipun bergegas pulang karena kami sudah mulai kelaparan.Samapainya kami di asrama kami tidak kekamar dahulu, melainkan pergi mencari makan.Menu makan pada malam hari ini yaitu Nasi goreng. Setelah kami puas makan kami kembali keasrama, membersihkan diri dan menunaikan sholat isya adalah kegitan kita terakhir pada mala mini.Setelah itu kami langsung terlelap didunia mimpi.Mungkin karena terlalu lelah, hari ini adalah kisah yang panjang.Pengalaman yang berharga. 

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Jejak Kenangan di Kampoeng Inggris part 2



Friday,10 January 2013.

Terasa badanku masih capek semua,rasa kantukpun masih hinggap di diriku.Aku paksakan tubuhku untuk bangun karena aku lihat jam dalam Hp ku sudah menunjukkan pukul 04.00 pagi.Dan hari ini untuk program asrama perdana di mulai pukul 05.00.Setelah aku selesai sholat subuh,aku langsung kebelakang untuk mencuci baju kemudian mandi.Setelah jam 05.00 kurang 5 menit bel asrama berbunyi di lanjutkan dengan suara yang sampai sekarang masih terniang di benakku.”Program,,program,,” hahahaha aku tak akan pernah melupakan kata-kata itu.
Dengan secepat kilat kita semua melakukan persiapan dan akhirnya menuju kehalaman untuk mengikuti program asrama pada pagi hari ini.Pagi hari ini mungkin karena perdana jadi kita gunakan untuk saling berkenalan dan ibu kost(mentor asrama) yaitu miss Rindu, dan miss Ayu memberitahukan tata tertib dan peraturan-peraturan yang ada pada camp ini,dan juga jadwal kita di asrama tentunya tak ketinggalan juga panisment-panisment yang akan di berikan jika kita tak menaati perintah yang sudah di berlakukan.
Program asrama pagi ini diakhiri pada jam 06.30 dan sesampainya kami di kamar kami langsung siap-siap untuk segera pergi kekelas.Ini adalah hari pertama kami masuk kekelas jadi kami tak Ingin kalau sampai kami terlambat.Tepat jam 07.00 kita keluar dari asrama dengan mengendarai sepeda kami.Saat itu kami tak tau dimana kelas kita,dengan siapa kita belajar.Kita semua kebingungan tak ada yang bisa kami tanyai saat itu.Kak Gita pun masih dalam kelas.Kami bingung kami harus kemana.Tiba-tiba saja kak Gita datang dan memanggil kami dari arah kantor GE.Kami menghampirinya dan ternyata jadwal kelas kita semua ada di papan pengumuman kantor GE.Karena udah jam 7 lewat,aku takut telat sehingga aku memutuskan untuk bergegas pergi ke tempat kelas pertamaku yaitu di Lovly House dengan lokasi dekat ATM BNI untunglah saja aku sekelas dengan kak Alfi jadi kita mencari kelas kita bersama-sama.
Akhirnya sampai juga kita dikelas pertama kita yaitu pronountiation bersama Mr.Fattah.Kesan pertama sih menyenangkan dengan kelasnya.setiap kelas waktunya adalah 1,5 jam jadi jam 08.30 kelas pertama kita sudah diakahiri.
Saatnya pergi kekelas kedua yaitu vocabulary 1,karena keteledoranku yang aku tau hanya bertempat di UK aku pun pergi kesana bersama teman-teman yang sudah kuketahui.Sampai disana aku bingung harus berada dimana.Jadi,aku asal ngikut teman-teman hasil kenalanku di kelas sebelumnya.Dan pada tiba waktunya ternyata namaku belum ada pada daftar hadir seketika itu aku jadi resah.Apakah benar ini kelasku?? piirku.Tapi,aku tak ambil pusing aku tetap menikmatinya sampai jam usai.
Tepat jam 10.00 aku melanjutkan pencarianku kekelas selanjutnya.Karena untuk berjaga-jaga dan akupun tak tau dimana tempat selanjutnya.Jadi,aku putuskan untuk menuju ke kantor terlebih dahulu untuk mencari informasi yang paling akurat.Setelah aku yakin tempatnya akupun melanjutkan perjalananku.Aku tak mau kejadian ku di kelas Vocabulary 1 terulang kembali.
Aku mulai mencari-cari dan mengingat tempat-tempat yang tadi ada di peta.Yang aku cari adalah camp male 5 tapi dari tadi aku mondar-mandir di jalan ini tak ada satupun camp yang aku lihat bertulaisakan camp MALE 5.Saat aku lihat ada salah satu camp aku berhenti disitu.Aku lihat disitu juga ada kelas.Tapi,yang aku lihat bukanlah camp male 5,tapi female 1.Aku kembali teringat petunjuk di peta bahwa male 5 itu sebelah female 1.Jadi aku kembali menyusuri jalan itu,aku selalu mengamati semua rumah yang ada.Tapi hingga ujung jalan aku tak menemukan satu rumah pun yang bertuliskan “MALE 5”.Aku kembali menyusuri jalan itu,aku putuskan untuk bertanaya pada semua orang yang ada entah itu pelajar ataupun memang asli penduduk.Hingga akhirnya salah seorang penduduk menunjukkan arahnya padaku.Lalu aku baru melihat camp yang bertuliskan male 5.
Aku kemudian masuk dan meminta maaf karena mungkin datang terlambat.Lalu mentorku yaitu Mrs.Siti berkata,”never mind,tersesat to tadi?? aku lihat cuman mondar-mandir,, aku kira bukan anak kelas sini”.Aku tertawa dalam hatiku pengalaman pertama tersesat di kampoeng inggris.
Semua kelas pada hari ini rata-rata sama yaitu perkenalan.Dan kelas pre-speaking kami pun diakhiri dengan perkataan,,,,,,”What time is it??” ,,,,”is time to changes”,,,,,,”beter english for brighter future”,,,,”YEs,we can”!!!!!.
Setelah sampai di kamar,aku merebahkan tubuhku sambil bercerita dengan yang lainnya tentang pengalaman hari ini.Karena kita dari tadi pagi belum sarapan,maka setelah kami sholat dhuhur kami memutuskan untuk mencari makan.
Sesudah kita semua kenyang kita pergi jalan-jalan daerah yang di tuju adalah sekitar Male 8.Karenna disana ada sawah yang membentang luas,kamipun suka duduk-duduk disitu sambil menikmati pemandangan yang masih asri,aku lihat semuanya menikmatinya.Tapi,berbeda denganku aku hanya berfikir,,yang beginian mah,aku sering lihat di kampung halamanku,malahan aku juga sering membantu ayah di sawahnya.Yah,,tapi tak apalah memang sejuk kog udara di sini.Dasarnya aja anak remaja,dikit-dikit ngeksis,,tak mau melewatkan kesempatan ini kita pun kemudian photo bersama di sawah ini.




Setelah kita puas dan kita rasa hari sudah semakin sore,kita pulang dan kemudian mandi,setelah semuanya beres kita semua duduk di halaman dekat warungnya Mr.Totok (bapak kost kita).Kita ngegosip tapi kali ini bukan sembarangan gosip,karena kita harus pakai kamus.Yah,, inikan area English jadi kita harus berbicara memakai bahasa inggris.
Sampai akhirnya adzan magribpun bergema dan waktu pun bergulir dengan cepat. Tepat jam 18.30 bel asramapun kembali berdering mengingatkan kita untuk segera mengikuti jadwal program asrama.Setelah jam 20.00 kelas selesai kita baru mencari makan malam.Jika,semuanya sudah di lakukan kita biasanya langsung pergi tidur.
Keesokan harinya pun juga sama hari-hari kita lewati dengan penuh kata-kata bahasa inggris,canda,dan tawa.Tak ada secuilpun perasaan bosan pada diriku terhadap bahasa inggris,,kini aku mulai merasakan jatuh cinta pada bahasa inggris,yah,,, aku mungkin juga jatuh cinta pada tempat ini.Tempat yang sebelumnya aku khawatirkan kinilaa yang selalu aku rindukan.Aku hanya berdoa semoga Tuhan memberiku kesemapatan mengenang masa-masaku disini kembali suatu saat nanti.Ameen.,,,,

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Jejak Kenangan di Kampoeng Inggris


Ini adalah penglaman ku waktu belajar di kampoeng inggris,dimana ada susah senang yang aku lewati bersama teman-teman ilmu berbagi di sana.Hingga aku mengambil satu pelajaran penting dari sana, apa yang kelihatanya buruk buat kita itu belum tentu akan buruk buat kita. Jadi,ikutin terus kisahku disana ya,,,,
Hari pertama

9 january 2014

Aku tak tau suasana apa yang ada dalam hatiku saat itu,aku mencoba bahagiyah tapi tak bahagiyah,, aku kira aku sedih,tapi aku tak bersedih.Mungkin lebih tepatnya adalah perasaan bimbang.Yuuup!!! bimbang adalah kata yang tepat untuk ku saat itu.Sebelumnya saat itu masih tanggal 8 Januari 2014 itu aku telah dihadapkan dengan perasaan dilema antara berangkat atau tidak!! karena aku tau tanggal 23 Januari 2014 pelatihan program MTCNA akan dimulai,dan sedangkan aku akan berada di Pare sampai tanggal 25 Januari.Aku telah mencoba bertanya kepada guruku tapi tak ada jawaban,kepada kedua orangtuaku tapi malah membuat aku lebih bimbang!! dan akupun telah bertanya kepada para sahabatku ,, tapi tetap saja tak ada yang dapat mengkuatkan hati saya.Sampai akhirnya aku meminta jawaban dari ALLAH S.W.T dan itu yang membuat hatiku lebih mantab untuk pergi ke Pare.Dan apapun resiko yang akan terjadi aku akan hadapi itu semua.Semalaman aku tak bisa tidur karena aku membayangkan apa yang akan ku lakukan nantinya disana.Sedangkan aku sadari aku sangat kurang dalam bahasa inggris.Bagaimana kalau seandainya aku menjadi sangat memalukan nantinya di sana???. Itulah pikiran pertamaku. Tapi salah satu sahabat ku berkata kita harus tetap berprasangka baik kepada takdir Allah.Dan saat itu juga aku putuskan untuk mencoba tersenyum kepada takdir Allah yang satu ini.
Hari itu tanggal 9 Januari 2014 , walaupun takdirku sudah pasti tapi aku tetap saja merasakan bimbang, sebenarnya hari itu bukan lagi bimbang yang aku rasaka tapi aku merasakan minder yang sangat mendalam.Aku berusaha tenang dan tetap optimis,, pagi-pagi aku sudah bersiap-siap, aku pergi kerumah nenek untuk meminta restu,aku berharap semoga beliau dapat memberiku sedikit doa yang akan menenangkan hatiku.Saat jam dinding pukul 07.30 aku melangkahkan kakiku kekamar mandi,ku mencoba untuk sekali lagi memantapkan hatiku.Tapi rasa dilema ini tetap tinggal di hatiku.Hingga Hpku berdering tanda ada pesan masuk dari salah seorang kakak pembina dari ilmu berbagi yang nantinya akan menemani aku dan Hardina menuju ke kampoeng inggris,Pare.Aku segera berangkat karena aku tau kak Hendri sudah menunggu ku di terminal.Tepat jam 08.15 aku di antar kakakku menuju terminal dengan honda jupiternya.
Sekitar jam 09.00 WIB aku tiba di terminal tirtonadi Solo,dan saat itu juga aku,kak Hardina,dan kak Hendri langsung masuk ke dalam terminal untuk mencari bis yang akan kita naiki dengan tujuan kota Surabaya yaitu bis MIRA.Sampai di dalam bis kami mencari tempat duduk yang masih kosong untuk tiga orang!!
Selama di perjalanan aku menghabiskan waktu untuk mengobrol dengan kak Dina dan kak Hendri,,selebihnya untuk menikmati pemandangan jalan dan juga tidur pulas,,,
Pukul 2 siang kita sampai di terminal Jombang, kita berhenti di terminal ini. Lalu kita mencari mushola untuk menunaikan sholat dhuhur dan sekedar istirahat sebentar untuk menghilangkan rasa capek.Semua barang bawaan kita yang memang sekedarnya ini kita tinggal di depan mushola dengan penjagaan giliran.Karena kami takut gimana-gimana kalau gak ada yang menjaganya,
Sekitar jam 02.30 kami melanjutkan perjalanan kami mencari kendaraan yang tepat untuk bisa sampai di Pare,tepat di kantor GE.Sempat kita kepingin naik becak motor tapi terlalu mahal untuk dapat sampai di Pare.Jadi,kita lebih memilih naik kol (angkutan umum).Karena penumpangnya hany kita saja maka pak supir angkutan itu pun,menunda keberangkatan untuk mencari penumpang yang agak lebih banyak!! Sambil menunggu angkutan untuk berangkat kita beristirahat di salah satu warung di dekat pangkalan angkutan di terminal jombang. Kak Hendri menawari kita untuk membeli minuman sekedar untuk membasahi kerongkongan.Tak hanya minuman,kita juga di belikannya siomay!!.Pertama kali nyoba aku sih bilang enak,mungkin karena lapar!!.Tapi akhirnya rasa aneh pun muncul dalam benakku.Menurutku siomay dari Sragen adalah siomay yang paling enak!! hahahaha berlebihan,,,
Sesampainya di kantor Global English jam 03.15 kita menunggu di halaman depan sambil menunggu kak Sagita Nindiyasari.Beberapa menit kemudian muncullah ia sambil tersenyum.Pikiranku pertama kali tentangnya sihh,, beliau adalah sosok wanita yang cantik dan baik. (Pertama kalinya ??).Setelah kak Gita datang tak tau kenapa kak Hendri langsung berpamitan pulang!!.Ada apakah sebenarnya ??? Heran bukan,,?? setelah di selidiki ternyata kak Hendri tak mempersiapkan untuk tinggal lebih lama di Pare.Jadi ya,,, detik itu juga kak Hendri meninggalkan kita untuk pulang ke kampung halamanya.Hahaha narasi,,,,,,
Aku kira penderitaan ku sudah berakhir,ternyata belum,,,,,,, kini kami (Aku,dan kak Dina) harus tes dulu untuk mengetahui seberapa besar kemampuan kita,dan dimanakah nantinya kita akan di tempatkan dalam kelas belajarnya!!!.Seketika itu juga aku panas dingin di seluruh badanku,yang aku pikirkan adalah apa yang harus aku jawab nantinya saat tes speaking langsung itu ,,
Mau tak mau,senang tak senang aku harus menjalaninya,saat aku menjalaninya ternyata tak seburuk yang aku kira.Aku kini sadar ternyata apa yang aku pikirkan itu bencana belum tentu buruk seperti apa yang aku bayangkan.Setelah tes itu selesai seorang pegawainya yang sampai sekarang aku belum mengetahui namanya menempatkan aku dikelas paling dasar yaitu pre-speaking,pronoutiation 1,dan vocabulary 1,aku bersyukur karena aku sadar itulah yang terbaik untukku ya,,, segitulah kemampuanku.
Setelah itu aku,kak Dina dan kak Gita pergi ke camp kita yang letaknya hanya sekitar 5 langkah dari kantor GE.Yaitu camp Female 2 dikamar 5 dengan penghuni 7 orang yaitu aku,kak Dina,kak Gita,kak Milang,kak Alfi,kak Citra,dan kak Deba.Kita saling berkenalan di sini,berjabat tangan dan saling menyapa.Inilah awal mula kisah persahabatan kita,,,
Saat matahari mulai tenggelam dan seolah semakin akrab kita memutuskan untuk pergi jalan-jalan sekedar berkenalan dengan lingkungan baru ini dan juga untuk mencari makan malam.Tujuan pertama kita adalah mencari tempat penyewaan sepeda untukku dan kak Dina.Untunglah dengan kebaikan hatinya kak Alfi mau memboncengkan aku sampai tempat penyewaan sepeda sampai kita menemukan tempat sewa sepeda untukku.Setelah aku menyewa sepeda kita melanjutkan jalan-jalan untuk makan malam kita.Sampailah kita di warung makan ibu siti yang serba 3.000 rupiah,,mungkin untuk menghemat pengeluaran kita jadi ya,,, cari yang murah meriah.Sepulang makan kita melanjutkan jalan-jalan untuk membeli keperluan kita seperti keset,air minum,rinso,dan juga molto.
Sekitar jam 08.30 kita berniat balik ke camp tapi sampai di depan camp aku dan kak Dina ingin melanjutkan jalan-jalan melihat pemandangan kota Pare malam itu.Sedangkan yang lainnya pilih pergi kekantor untuk melihat buku-buku disana dan juga sekedar duduk bebincang-bincang di halaman kantor.Sebenarnya kita belum puas untuk menikmti pemandangan kota pare pada malam itu,tapi apa daya kelelahan telah menghampiri kita,jadi kita putuskan untuk kembali ke camp dan segera pergi tidur.

Sekitar jam 09.00 kita semua sudah bersiap untuk tidur,,, satu persatu dari kami pun mulai tertidur,, tapi aku tak ingat jam berapa aku tidur mungkin saat itu sekitar jam 10.00 .Dengan mata yang terpejam aku tersenyum,alhamdulillah puji syukurku pada Allah.Aku rindu pada tempat tidurku,tapi aku suka di tempat baru ini,bersama kebersamaan yang mereka berikan disini.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS